Gambar ilustrasi untuk artikel: Ketika Rekan Terdampak Penataan Organisasi: Dari Mana Penghasilan Beri

Ketika Rekan Terdampak Penataan Organisasi: Dari Mana Penghasilan Berikutnya?

Hari ini saya mendengar kabar dari seorang rekan.
Di waktu yang hampir bersamaan, saya juga membaca berita tentang salah satu Tech yang kembali melakukan penataan organisasi.

Bahasanya rapi:
capabilities, technology, growth.

Realitanya juga rapi,
ada orang-orang yang harus berpisah lebih cepat dari yang mereka rencanakan.

Saya tidak ingin membahas strategi bisnisnya.
Itu urusan lain.

Yang ingin saya bagikan justru cerita kecil dari seorang teman yang terdampak.

“Beberapa hari ini pikiran saya bergeser.
Awalnya sibuk menutup pekerjaan.
Sekarang mulai memikirkan…
dari mana penghasilan berikutnya datang.”

Kalimatnya sederhana.
Tapi berat.

Bukan karena kurang kompeten.
Bukan karena performa buruk.
Melainkan karena perubahan datang lebih cepat dari kesiapan mental.

Di level profesional, situasi seperti ini sering terjadi.
Kita terlihat tenang, rasional, seolah siap dengan segala skenario.

Padahal di dalam kepala,
ada banyak pertanyaan yang belum sempat disusun rapi.

Menariknya, banyak orang di fase ini tidak merasa marah.
Yang lebih sering muncul justru
rasa bingung yang sunyi.

Dan mungkin di titik itulah refleksi ini relevan:

Perubahan besar jarang memberi waktu untuk benar-benar “siap”.
Ia hanya memberi pilihan:
beradaptasi perlahan,
atau tertinggal diam-diam.

Sebagian orang memilih memaknainya sebagai karunia.
Bukan karena mudah.
Tapi karena tidak semua hal perlu langsung dimengerti hari ini.

Apakah Anda juga mendengar cerita serupa dari rekan di sekitar Anda?

Baca juga:
Uang Bukan Segalanya, Tapi Urusan Uang Harus Selesai Dulu
Small Fish in a Big Tank atau Big Fish in a Small Tank?

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top