Gambar ilustrasi untuk artikel: Pernah lembur tiap malam, tapi dinilai biasa aja?

Pernah lembur tiap malam, tapi dinilai biasa aja?

Pernah lembur tiap malam, tapi dinilai biasa aja?
Anda tidak sendiri, banyak yang mengalami.
Apa Kuncinya?

Mungkin kamu lupa 1 hal penting…
Cek lagi: Laporan kerja masih nunggu diminta?
itu reaktif, bukan proaktif.

Yang reaktif… lama buat promosi/naik level.
Akuntabilitas itu bukan ekstra, itu standar.

Beberapa tim kaget waktu dinilai stagnan. Padahal sering lembur. Waktu ditanya dampak nyata dan dokumentasi? Nihil.

Banyak orang bekerja dengan metode mengalir, apa yang harus dikerjakan saat itu, ya dikerjakan saja. Ketika di evaluasi apa bisa jawab pertanyaan : Bulan lalu, apa yang sudah kamu kerjakan dan apa capaianmu?

Untuk bisa menjawab dan akuntabel, sebenarnya sederhana. Anda cukup lakukan 5 Komitmen Akuntabilitas Kerja, nomer 5 mungkin anda lupa:
1. Mencatat Penugasan
Apa sih pentingnya?. Itu tanggung jawab. Mencatat fungsinya agar tidak lupa penugasan, disisi lain akan membuat kita memiliki catatan apa yang telah kita kerjakan.

2. Mendokumentasikan Pekerjaan
Dokumentasi bisa berupa tulisan, foto, video, dokumen, email, atau bukti lain. Selain untuk arsip, dokumentasi pekerjaan bisa diartikan sebagai proses dan progress kita melaksanakan pekerjaan.

3. Mendiskusikan Kendala/Meminta feedback
Dalam eksekusi pekerjaan, tentunya ada dinamika yang terjadi. Dinamika bisa berupa kendala, masalah, maupun hal yang perlu di konsultasikan. Selalu menjalin komunikasi dengan rekan sejawat, tim, maupun leader agar hasil pekerjaan bisa maksimal.

Pekerjaan sebelum selesai, pastikan ada fase feedback/masukan selama progress. Hal ini akan meningkatkan kualitas output dan mengurangi potensi revisi setelah pekerjaan selesai.

4. Melakukan Improvement
Melaksanakan pekerjaan sesuai dengan panduan dan instruksi, itu sudah keharusan. Kalau bisa dibikin lebih efisien dan hasilnya lebih baik, kenapa enggak?. Setiap improvement, pastikan dikomunikasikan dan menuju lebih baik, kalau tidak, percuma dong.

5. Melaporkan Hasil kerja
Laporan hasil kerja harus diberikan tanpa diminta. Ketika laporan disampaikan, maka ada image positif dibandingkan dengan harus diminta melaporkan atau bahkan baru akan membuat ketika diminta.

Untuk dapat secara sistematis melaksanakan 5 komitmen ini, ada banyak tools yang bisa dipakai. Saya sendiri memakai 2 tools: ActiveCollab untuk manajemen task dan Any Do untuk personal checklist yang support reminder di HP.

Laporan bukan hanya untuk sekedar ABS (Asal Bos Senang). Itu adalah langkah untuk kontrol kualitas pekerjaan dan tanggung jawab.

Jadi masih nunggu disuruh laporan? Atau udah mulai sadar bahwa kerja bagus harus bisa dibuktikan?

Baca juga:
Ini Skill yang Jarang Dibahas, Tapi jadi Penentu Karier di Era Digital
Mungkin ini jawaban kamu gagal di hire

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top