Tes potensi itu banyak. Yang bisa jawab “kenapa ini kejadian, dan apa yang harus saya lakukan”, jauh lebih sedikit.
Ikut DISC, hasilnya salah satu dari 4 label: Dominance/Dominan, Influence/Pengaruh, Steadiness/Stabil, atau Conscientiousness/Analitis. Titik. Nggak ada yang jelasin kenapa performa lagi turun, kenapa ada gesekan sama rekan kerja, atau keputusan karir mana yang paling cocok buat kita.
16Personalities/MBTI juga mirip. Dapat 1 tipe dari 16 kemungkinan, terus dipakai buat apa? Situasi orang beda-beda, tapi jawabannya generik semua, nggak relevan untuk semua kasus.
Beberapa bulan lalu saya kenal TalentDNA. Tes potensi yang sebenarnya nggak jauh beda sama yang lain.
Tapi hasil dan cara pakainya yang membuat saya merasa ini beda.
Bukan alat yang dibaca sekali terus disimpan di laci. Tapi powerful begitu ada konteks, dimana konteks ini bisa beragam, mulai dari karir, personal, hubungan, cara kerja, cara berprestasi, dst.
Jadi ketika ada burnout, konflik tim, mau pindah role, evaluasi seseorang, dari situ baru ketemu jawabannya: kenapa itu terjadi dari sisi talenta, dan apa yang perlu dilakukan sesuai talenta itu.
Contoh sederhana: orang yang burnout bukan berarti dia nggak kompeten. Sering kali talentanya kuat, cuma belum sinkron sama cara kerja atau sistem di sekitarnya. Insight seperti ini hanya muncul kalau ada konteks yang dianalisis, bukan dari 4 huruf atau 1 label kepribadian saja.
Contoh lain di postingan sebelumnya: Gaya belajar seseorang. Bisa jadi dia pintar, tapi dipaksa dengan metode belajar yang tidak sesuai dengan talenta, akhirnya hasilnya tidak maksimal.
Contoh banyak terjadi: Kita cocok nggak sih dengan role/pekerjaan tertentu? Kalau sudah terlanjur masuk, harus bagaimana?
Semua terjawab ketika saya pakai TalentDNA.
Sampai sekarang sejauh saya menerapkan, saya sudah punya banyak laporan dari konteks yang berbeda-beda: pemilihan jurusan, evaluasi karir/posisi, screening interview, diagnostik insiden tim, konflik keluarga, konflik pasangan sampai laporan reflektif personal. Semua dibaca dari data talenta yang sama, tapi jawabannya selalu spesifik ke situasi dan konteks masing-masing orang.
TalentDNA bukan sekedar tes potensi. Ini life tools, alat bantu mikir dan ambil keputusan, setiap kali ada situasi yang butuh dijawab dari sisi talenta kita sendiri maupun orang sekitar.
Penasaran gimana rasanya? Boleh ambil test pake QRCode (Gratis), lalu ceritakan konteksnya di kolom komentar atau DM.
Jumat berkah, bagi 1 yang terpilih akan dibuatkan laporan diagnostiknya.
Baca juga:
TalentDNA: Kenapa Sertifikasi Saja Belum Tentu Cocok untuk Sebuah Role
Anak Susah Belajar Sendiri? Hasil TalentDNA Menjelaskan


