Gambar ilustrasi untuk artikel: Interview Online Sambil Makan: Soal Sense of Presence

Interview Online Sambil Makan: Soal Sense of Presence

Interview online sambil makan.
Secara teknis, mungkin tidak salah.
Secara manusiawi, terasa mengganggu.

Siang ini kami mengundang beberapa orang untuk group interview.
Jadwal sudah diatur cukup longgar.
Start jam 13.30, harusnya sudah lewat waktu ishoma.

Tapi ada satu momen kecil yang bikin saya berhenti berpikir soal CV.
Satu kandidat tertangkap kamera sambil makan siang.

Bukan soal sopan atau tidak sopan.
Lebih ke soal sense of presence.

Di ruang interview, terutama online,
yang dinilai sering kali bukan jawabannya dulu,
tapi bagaimana seseorang hadir di situasi penting.

Menariknya, saya sering melihat pola ini:
di level tertentu, hal-hal kecil justru jadi pembeda besar.

Bukan karena HR cerewet.
Tapi karena detail kecil sering mencerminkan cara seseorang menghormati ruang bersama.

Dan ya, saya paham.
Kita semua sibuk.
Kadang jadwal bertabrakan.
Kadang lapar tak tertahankan.

Tapi justru di situ refleks profesional kita terlihat.

Beberapa percakapan memang tidak selesai di ruang interview.
Dan beberapa diantaranya adalah pelajaran karier,
baru terasa setelah kita mengalaminya sendiri.

Baca juga:
Cara Saya Menghubungi Kandidat di LinkedIn
Menerima Kerja Orang yang Tidak Kompeten Itu Dzolim?

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top