Gambar ilustrasi untuk artikel: Curhat Calon user SAP

Curhat Calon user SAP

Curhat Calon user SAP:
User: Bisa nggak akomodir proses ini? Penting lho di perusahaan ini. Kalau bisa, implement nih. Kalau nggak bisa, maaf.
Implementor: Bisa… tapi custom. Biaya bukan soal kan pak?.

Nah, di sinilah banyak perusahaan kejebak.
SAP itu keren, standar Global, SAP bukan lemah.
Masalahnya semua hal dipaksa masuk ke core.

Padahal ada opsi yang lebih aman:
Standarisasi di inti, custom di pinggir.

SAP-nya tetap utuh.
Company Uniqueness kita tangani lewat interfacing terukur, integrasi, reversible, dan aman saat upgrade.

Pendekatan ini terukur di client Javan, bahkan level perusahaan Tbk Besar.
Mereka sudah pakai SAP Versi terbaru, tapi custom proses yang jadi Jantung perusahaan tetap aman.

Mereka merasakan manfaat:

  • Budget lebih terlindungi (perubahan tidak merembet ke mana-mana).
  • Upgrade & audit lebih aman (core tetap bersih).
  • Waktu go-live realistis (yang unik tetap jalan tanpa mengganggu standar).

Ini pendekatan yang kami lakukan di client Javan: SAP tetap standar, custom-nya by Integrasi.

Custom SAP/ERP apapun itu sah, tapi resiko tanggung sendiri.
Barang mahal di modif, nanti bingung sendiri pas upgrade versi.

Apakah punya pengalaman?
Gagah berani modif dan custom core atau terpaksa jadi anak baik tanpa custom?

Baca juga:
Minggu lalu diskusi dengan client terkait migrasi sistem.
Banyak yang mau digitalisasi, tapi baru mulai udah ngitung lisensi: berapa user, paket apa.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top