Surveyor yang kerja cuma sebulan itu direkomendasikan jadi sales, bukti kerja serius itu tidak sia-sia
Kisah ini jadi refleksi bagi siapapun yang pernah merasa pekerjaan jangka pendek itu nggak faedah. Merusak CV atau ungkapan sejenis.
Beberapa bulan lalu, seorang kolega yang bertugas sebagai perwakilan principal di sebuah distributor, menuturkan kisah yang sedang terjadi. Distributor yang dia pegang akan menutup operasionalnya, dan diganti dengan distributor baru yang meng-cover area yang sama.
Tapi info ini masih dirahasiakan, tujuannya sederhana: menjaga semangat, tidak ingin ada demotivasi dan gejolak dari tim lapangan yang berperan sebagai ujung tombak omzet perusahaan. Jadi, tim masih bekerja seperti biasa, tanpa tahu perubahan besar yang sedang mendekat, karena tidak ada informasi resmi.
Pada saat bersamaan, ada project implementasi yang sedang berjalan. Timnya melibatkan surveyor freelance untuk melakukan kunjungan lapangan. Salah satu surveyor menarik perhatian sang principal. Dia melihat orang tersebut memiliki etos kerja yang bagus, semangat dan hasil kerjanya sesuai ekspektasi.
Waktu pengumuman penutupan akhirnya tiba, banyak yang kaget, sedih, bingung. Tapi ini sudah menjadi keputusan manajemen. Principal menjelaskan satu hal penting: tim lama akan diperjuangkan untuk bisa diterima di distributor baru tapi tetap dengan prosedur yang standar.
Karena bisnis distribusi barang harus terus berjalan dan tidak boleh vakum terlalu lama. Tim yang sudah paham area dan product knowledge akan mempercepat proses transisi.
Dan, sang surveyor yang hanya kerja sebulan, dia ikut direkomendasikan. Kenapa? karena melihat kinerjanya yang bagus, akan cocok jika berperan jadi sales.
Setelah melewati proses seleksi sesuai prosedur dan lewat rekomendasi principal, dia bisa diterima bersama dengan tim lama.
Kadang kita berpikir kerja sebentar-sebentar itu nggak akan ngaruh ke masa depan.
Tapi, begitulah dinamika kehidupan, jika seseorang bekerja dengan baik akan ada orang lain yang melihat dan memberikan apresiasi dalam diam.
Saya jadi ingat quote almarhum atasan saya dulu : Bekerjalah sebaik mungkin, berikan yang terbaik. Jika kamu kurang dihargai disini, di luar sana akan ada yang menghargai kamu sebesar kontribusimu.
Quote itu saya percaya dan saya pegang sampai sekarang. Saya sudah membuktikan bahwa itu nyata, bukan motivasi kosong. Asal jangan lupa tidak ada yang instan, petani menanam benih sekarang panennya bisa bulan depan, bahkan tahun depan.
Baca juga:
Apakah Anda yakin pandangan politik Anda tidak memengaruhi peluang profesional Anda di LinkedIn?
Ini Skill yang Jarang Dibahas, Tapi jadi Penentu Karier di Era Digital


