Gambar ilustrasi untuk artikel: Upgrade SAP Makin Berat dan Kampanye Clean Core

Upgrade SAP Makin Berat dan Kampanye Clean Core

Upgrade SAP makin lama, makin berat.
Dan ada fear internal kalau sistem bisa “pecah” gara-gara custom.

Itu insight dari beberapa waktu terakhir, saya ngobrol dengan beberapa leader IT dan end user.
Mereka semua bilang hal yang sama

SAP ternyata melihat pola global yang sama.
Itulah alasan mereka mendorong campaign Clean Core.

Intinya sederhana:
Core SAP tetap bersih -> semua custom dialihkan ke luar SAP.

Kenapa langkah ini jadi kritikal?

Karena banyak perusahaan di Indonesia tanpa sadar menumpuk “custom demi custom” selama bertahun-tahun.

Perlahan jadi snowball problem:

  • Upgrade makin lambat
  • Biaya makin tinggi
  • Risiko operasional meningkat
  • User frustrasi, tim IT kewalahan

Clean Core hadir sebagai respon untuk memulihkan kecepatan, stabilitas, dan keamanan, hal yang paling dihargai oleh korporasi.

Bagi para CEO & Direktur, dampak terbesarnya bukan semata di teknologi tapi di governance.

Dengan memindahkan custom ke eksternal:

1. Upgrade SAP jauh lebih cepat, tanpa drama.
2. IT bisa berinovasi tanpa menyentuh core.
3. Risiko audit & downtime menurun (CFO & auditor suka sekali poin ini).
4. Organisasi bisa scaling lebih responsif mengikuti kebutuhan bisnis.

Sebenarnya, ini bukan mengikuti tren SAP.
Ini mengembalikan SAP ke jati dirinya: ERP yang stabil, kredibel, dan future-proof.

JAVAN bukan implementor SAP,
tapi kami sedang membantu beberapa end user merapikan warisan custom yang selama ini menyandera upgrade, terutama untuk versi yang sebentar lagi end of support.

Apakah Anda juga menghadapi dilema yang sama?
Terlalu banyak custom, tapi timeline upgrade makin mendesak?

Boleh cerita di komentar atau DM.

Baca juga:
ERP Mahal, Tim Masih Pakai Excel: Siapa yang Harus Berubah?
Implement ERP terkenal untuk ratusan orang, tapi cukup bayar 3 user saja.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top