Jangan tanya: Kenapa lamaran saya ditolak?
Better tanya: Bagian mana yang harus saya kuatkan agar user/manajemen percaya saya bisa pegang tanggung jawab?
Kemarin ada book sesi dari mentee di platform Mentoring:
halo kenapa ya kak lamaran saya selalu di tolak oleh perusahaan dan ingin minta pendapat bagaimana pandangan management untuk mahasiswa yg ingin kerja full time
Apresiasi sih, berarti dia stop untuk terus ngotot.
Dia tahu jalannya salah, dan minta pencerahan.
Saya angkat topi.
Mengulang cara yang sama sambil berharap hasil berbeda,
itu melelahkan dan bikin frustasi.
Banyak orang ketika ditolak berkali-kali, malah menambah frekuensi makin kenceng.
Bukan mengubah cara dan pendekatan yang dipakai.
Hasilnya apa? Tenaganya habis, harapannya rontok
Akan terus saja siklusnya muter.
Yang satu ini beda: dia berhenti sebentar untuk bertanya.
Itu sinyal bahwa dia merasa ada yang salah.
Dalam dunia eksekusi, ini adalah Acuity pilar ke 3 sukses dalam NLP.
Apa versi lengkap kiat suksesnya?
1. Set Outcome
2. Take Action
3. Acuity (Peka terhadap perubahan)
4. Change Approach
Saya paling menghargai pola pikir begini,
utamanya no 3 itu sulit kalau orang Ngeyel dan keras kepala.
Kadang mundur satu langkah itu diperlukan untuk melompat lebih jauh dan lebih tinggi.
Kalau anda sedang di fase capek, frustasi, lelah:
- silakan mundur satu langkah,
- evaluasi yang dilakukan,
- mulai berani bertanya,
- JANGAN mencari pembenaran/cheerleader yang tidak obyektif
Silakan share moment related anda di kolom chat, atau bisa via DM
Baca juga:
Ini 10 fakta dunia kerja & bisnis yang (kadang) pahit.
Komitmennya nol, tertinggal di folder Downloads.


