Gambar ilustrasi untuk artikel: Seorang IT Manager pernah bilang ke saya

Seorang IT Manager pernah bilang ke saya

Seorang IT Manager pernah bilang ke saya:
Saya lebih takut karir hancur gara-gara sistem error, daripada gara-gara overbudget.

Awalnya saya kira itu bercanda.
Tapi makin lama ngobrol, makin masuk akal.

Karena begini:
Kalau budget IT membengkak 20%, direksi (harusnya) bisa maklum. Tinggal bilang: ada tambahan scope, kebutuhan bisnis juga, wajar.

Kalau ROI meleset, tinggal bikin presentasi pintar. Benefit akan kelihatan tahun depan, Pak.

Tapi kalau sistem error pas momen kritikal?
Atau server mati pas hari penting?

Itu bukan lagi soal angka.
Itu soal nama baik, reputasi PIC, bahkan kelangsungan bisnis perusahaan.

Vendor bisa kabur. Konsultan bisa ngeles.
Tapi yang dipanggil ke ruang rapat darurat,
yang ditodong pertanyaan kenapa ini bisa terjadi?
ya IT Manager dan Business Owner sendiri (dalam case ditanya customer).

Makanya, semakin saya menyelami dunia IT, saya paham:
safety jauh lebih mahal daripada saving.

Smart User bukan sekadar cari sistem paling murah,
tapi solusi yang bikin mereka tenang karena reputasi aman.

Kalau Anda di posisi mereka,
Saya yakin (kalo mau jujur), anda lebih sayang reputasi dari pada budget perusahaan.

Bagi business owner, lebih sayang reputasi brand dan image perusahaan dari pada budget.

Anda sepakat atau setuju?

Baca juga:
CEO, direktur, dan senior leader selalu hadir di musim budgeting.
User dan Leader bukan takut gagal Transformasi Digital.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top