Gambar ilustrasi untuk artikel: Saya dulu salah kira, ternyata tidak semua entrepreneur itu pebisnis.

Saya dulu salah kira, ternyata tidak semua entrepreneur itu pebisnis.

Saya dulu salah kira, ternyata tidak semua entrepreneur itu pebisnis.
Banyak yang sebenarnya cuma bikin kerjaan dengan jam kerja lebih panjang.
Tesnya simpel: bisa nggak usaha jalan seminggu tanpa owner?

Jika owner pergi seminggu tapi proses tetap hidup -> itu bisnis.
Tapi jika owner liburan seminggu, bahkan sehari tapi semua berhenti -> pekerjaan, bukan bisnis

Jadi bedanya dimana?
Ada di sistem.
Ciri bisnis adalah adanya sistem dan delegasi, bukan one man show.

Praktek dokter itu pekerjaan.
Klinik dengan banyak dokter praktek dan sistem berjalan -> itu bisnis.

Banyak budak corporate yang banting stir demi work-life balance, ujungnya malah kerja lebih panjang. Karena usaha masih bergantung pada owner.

Tantangan sesungguhnya? Membangun sistem dan delegasi.

Maka dari itu, salah satu ciri pebisnis yang baik adalah never ending mentoring dan coaching.

Bukan tentang diri sendiri lebih baik, tapi mendapatkan second opinion dan identifikasi blind spot yang obyektif.

Adakah yang cari work-life-balance tapi malah dapet longwork-imbalance?

Salam Long Wiken…

Baca juga:
Impact bisnis lebih penting dari selembar sertifikat ISO
Startup bisa unicorn, tapi duitnya bukan unlimited

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top