Training/Mentoring/Coaching jangan pernah mau gratis
Kalau nggak ada fee, Komitmen kamu itu jadi bayarannya
Bukan soal uangnya.
Tapi soal komitmen yang hilang.
Coba kita ingat, dari sekolah, kuliah sampai profesional, polanya sama:
yang bayar – hadir dan serius.
yang gratis – ikut sambil nyambi, banyak alasan, banyak batal.
Saya sekarang masih running mentoring gratis dari program kampus dan platform online.
Realitanya?
- Sudah beberapa kali mentee absen tanpa kabar.
- Tugas dikerjain seadanya, sebisanya, sesempatnya
Bukan karena sibuk, tapi karena nggak ada rasa rugi kalau absen.
Makanya, banyak mentor/trainer/coach pasang fee bukan buat kaya,
tapi karena ingin sama-sama serius.
Mau pelatihan gratis? Silakan.
Tapi jangan heran kalau hasilnya juga gratis: nol.
Kadang ada nilai spriritual dibalik bayar -> Keberkahan ilmu. Ini aspek yang tidak terlihat, namun bisa berdampak besar.
Ada quote klasik –> You have 3 currencies: Time, Knowledge, Money. Whichever you need, trade the other two for it.
Jadi Knowledge = Time + Money.
Pertanyaannya menohoknya:
Kalau ilmu itu berharga, kenapa kamu mau menghargainya dengan gratis?
Kalaupun itu gratis, harusnya kamu membayar dengan Komitmen dan Keseriusan
Related kah?
Pernah ngalamin juga, sesi gratis yang akhirnya disia-siain/kita tidak serius?
Baca juga:
Ilmu tanpa komitmen = omong kosong.
Komitmennya nol, tertinggal di folder Downloads.


